Pengertian Bukti Transaksi Keuangan dalam Akuntansi

Pernahkah Anda Mendengar istilah Bukti Transaksi Keuangan? Istilah Ini bagi para pelajar yang menekuni ilmu akuntansi atau mahasiswa Fakultas Ekonomi pasti sudah tidak asing lagi karena Bukti Transaksi Menjadi Istilah yang familiar bagi mereka, namun bagi orang awam atau mereka yang tidak bergelut dalam dunia akuntansi atau pembukuan istilah bukti transaksi keuangan menjadi istilah baru atau istilah yang tidak familiar.

Pengertian Bukti Transaksi Keuangan

Pada dasarnya bukti transaksi sangat erat dalam kehidupan manusia, hal ini karena manusia tidak bisa terlepas dari keberadaan bukti transaksi, mengapa? karena hampir setiap manusia pernah atau sering melakukan transaksi entah itu transaksi pembelian atau penjualan barang maupun transaksi pemakaian jasa, misalnya saja jasa servise sepeda motor.

Bukti Transaksi pasti pernah anda jumpai, misalnya saja ketika anda melakukan pembelian buku Tulis di toko buku atau supermarket, saat melakukan pembayaran anda menerima nota kan? atau saat anda membayar uang kost, pasti anda menerima kuitansi kan? nah baik nota atau kuitansi itu adalah contoh dari bentuk bukti transaksi keuangan yang sering dijumpai dalamkehidupan sehari-hari.

Pengertian Bukti Transaksi Keuangan Sesuai Ilmu Akuntansi

Nah , sekarang kita belajar lebih jauh lagi tentang apa itu bukti traksakdi berdardasarkan kajian ilmu akuntansi.

Dalam Ilmu Akuntansi Bukti Transaksi Keuangan diartikan sebagai dokumen-dokumen pendukung adanya transaksi keuangan yang telah terjadi dan sebagai perekam adanya berbagai transaksi keuangan atau berbagai kejadian dalam sebuah entitas atau perusahaan yang sifatnya finansial.

Menurut Pengertian diatas, maka secara sederhana bukti transaksi keuangan yaitu sebuah alat yang berupa dokumen yang diperoleh jika telah terjadi transaksi keuangan. Dengan Demikian jika tidak ada transaksi keuangan atau kejadian atau peristiwa yang mempengaruhi keuangan maka tidak muncul bukti transaksi keuangan.

Bukti transaksi memiliki fungsi sebagai pendukung atau penguat tentang adanya transaksi keuangan, jadi bukti transaksi harus disimpan sampai batas waktu tertentu.

Nah kelak jika anda menjadi seorang staff perusahaan dibagian akuntansi atau accounting maka anda memiliki tugas untuk mencatat segala transaksi keuangan yang dilakukan perusahaan dengan dasar bukti transaksi keuangan, jadi tidak boleh menyimpang dari apa yang tertera dalam bukti transaksi keuangan.

Setelah Anda mencatatnya selanjutnya bukti transaksi keuangan tersebut disimpan dengan rapi, sampai kapan? sampai jangka waktu yang telah diatur dalam undang-undang.

Nah, saya rasa untuk pengenalan tentang pengertian bukti transaksi keuangan cukup sekian, namun artikel ini tentu saja belum sempurna untuk menjelaskan tentang bukti transaksi keuangan, oleh karena itu silahkan pahami tentang bentuk-bentuk bukti transaksi keuangan pada artkel selanjutnya ya,,

Mengapa tidak dibahas secara lengkap disini? hal ini karena agar para pembaca belajar langkah demi langkah, sedikit demi sedikit, setelah satu konsep terkuasai maka beralih ke konsep berikutnya. Demikian pembahasan saya tentang pengertian bukti transaksi keuangan, semoga anda dapat memahaminya.

Referensi: https://www.akuntansidasar.com

Leave a Reply